majalahsuaraforum.com – Pasangan ganda putri Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti memastikan langkah ke babak semifinal ajang German Open 2026 setelah meraih kemenangan meyakinkan di perempat final.
Bertanding di Mülheim, Jumat (27/2/2026), Tiwi/Fadia berhasil mengatasi perlawanan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok dan Tsang Hiu Yan, melalui dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-14.
Sempat Terkendala di Awal Gim Pada awal gim pertama, pasangan Indonesia belum langsung tampil mulus. Beberapa kesalahan sendiri membuat lawan mampu mendulang poin dan menjaga jarak. Namun, situasi tersebut tidak berlangsung lama.
Tiwi/Fadia perlahan menemukan kembali tempo permainan. Kombinasi reli yang lebih tertata dan penempatan shuttlecock yang terkontrol membuat mereka mulai memegang kendali pertandingan.
Memasuki pertengahan gim, dominasi pasangan Indonesia semakin terlihat. Permainan yang lebih stabil serta minim kesalahan membantu mereka mengamankan gim pembuka dengan skor 21-15.
Konsisten di Gim Kedua Memasuki gim kedua, pola laga tidak mengalami perubahan signifikan. Pasangan Hong Kong tetap mencoba menerapkan strategi yang sama, namun Tiwi/Fadia tampil lebih disiplin.
Keunggulan terus dijaga sejak awal hingga akhir gim. Dengan permainan yang solid dan fokus yang terjaga di setiap poin, pasangan Indonesia akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 21-14.
Kunci Kemenangan: Bermain Aman dan Fokus Usai pertandingan, Amallia Cahaya Pratiwi mengungkapkan faktor utama di balik kemenangan mereka.
“Kunci kemenangan hari ini menurut saya adalah bermain lebih aman. Tidak perlu terlalu memaksakan atau bermain yang berisiko tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Siti Fadia Silva Ramadhanti menekankan pentingnya konsistensi sepanjang pertandingan.
“Kami saling mengingatkan untuk tidak kendor di setiap poin. Tantangannya adalah bagaimana tetap fokus dan tidak memberikan poin dari kesalahan sendiri,” katanya.
Antisipasi Lawan di Semifinal Di babak semifinal, Tiwi/Fadia telah mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan bertemu Li Yi Jing, yang sebelumnya pernah mereka hadapi di partai final turnamen Thailand dengan pasangan berbeda.
Pengalaman pertemuan sebelumnya menjadi bahan evaluasi bagi pasangan Indonesia. Mereka bertekad tampil lebih siap sejak awal laga agar peluang melangkah ke partai final tetap terbuka lebar.
Keberhasilan ini sekaligus mempertegas konsistensi ganda putri Indonesia dalam menjaga peluang meraih gelar di level internasional.
Jay.











