Majalahsuaraforum.com – Asisten Sekretaris Jenderal PBB untuk Timur Tengah dan Asia Pasifik, Khaled Khiari, melaporkan bahwa ratusan warga Palestina telah tewas saat berusaha mencari bantuan sejak akhir Juni lalu. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam pengarahan kepada Dewan Keamanan PBB, menyoroti kondisi kemanusiaan yang terus memburuk akibat operasi militer Israel yang masih berlangsung di Jalur Gaza.
Dalam laporannya, Khiari menekankan pentingnya segera menghentikan pertempuran di Gaza dan memfasilitasi bantuan kemanusiaan yang memadai bagi masyarakat sipil. Ia juga menegaskan bahwa proses pemulihan dan rekonstruksi di wilayah tersebut harus segera dimulai guna mengurangi penderitaan rakyat Palestina.
Khiari mengkritik keras tindakan Israel yang membatasi akses bantuan kemanusiaan ke Gaza. Menurutnya, pembatasan tersebut melanggar hukum internasional dan semakin memperburuk krisis yang ada. Ia menambahkan, selain situasi di Gaza, kondisi di Tepi Barat juga mengkhawatirkan akibat meningkatnya serangan dari pemukim ilegal Israel serta operasi militer yang terus berlanjut di wilayah tersebut.
Dalam pengarahan yang sama, Khiari menyebut bahwa terdapat diskusi mengenai upaya gencatan senjata dan pembebasan sandera. Namun, ia juga menyoroti kritik internasional terhadap Israel yang dinilai terus membatasi masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza, sehingga menambah penderitaan warga sipil yang sudah berada di ambang kelaparan dan kehancuran.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran mendalam di kalangan masyarakat internasional, dengan seruan agar semua pihak segera mencapai kesepakatan damai untuk menghentikan krisis kemanusiaan yang terus memakan korban jiwa di Palestina.
Pen. Red.











