Majalahsuaraforum.com – Warga di sekitar Kali Ciliwung, Pancoran, Jakarta Selatan, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa kepala pada Rabu (9/7) lalu. Penemuan mayat ini langsung dilaporkan ke pihak kepolisian untuk dilakukan identifikasi.
Polisi menduga bahwa jasad tersebut merupakan salah satu korban longsor di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Dugaan itu muncul karena ada seorang pegawai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dilaporkan hilang saat bencana longsor tersebut terjadi.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, turut memberikan pernyataan terkait temuan ini. Menurutnya, pihak kementerian ikut memantau perkembangan proses identifikasi karena korban longsor di Megamendung memang termasuk pegawai Kemendagri. “Kami mendapat kabar adanya penemuan mayat tanpa kepala di Kali Ciliwung. Dugaan awal memang mengarah kepada pegawai kami yang hilang dalam peristiwa longsor itu,” ujar Bima Arya.
Meski demikian, setelah keluarga korban mendatangi rumah sakit untuk memastikan identitas mayat, mereka menyatakan bahwa jasad tersebut bukan anggota keluarga mereka. Saat ini, pihak berwenang bersama keluarga masih menunggu hasil tes DNA guna memastikan identitas mayat dengan kepastian ilmiah.
Kepolisian menyebutkan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal sekitar empat hari sebelum ditemukan, ditandai dengan kondisi kulit tubuhnya yang sudah melepuh.
“Untuk saat ini, mayat masih berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Kami menunggu hasil tes DNA untuk kepastian identitasnya sebelum menentukan langkah selanjutnya,” kata Kapolsek Pancoran, Kompol Supriyadi.
Polisi juga masih menyelidiki kemungkinan lain terkait penyebab kematian korban, termasuk dugaan adanya tindak pidana, meskipun arah penyelidikan awal mengacu pada korban bencana longsor yang hanyut terbawa arus sungai.
Pen. Octa.











