Oegroseno: PP PTMSI Ditunjuk ITTF Menjadi Tuan Rumah Kejuaraan SEA YOUTH 2025


majalahsuaraforum.com | Jakarta – Ketua Persatuan Pengurus Pusat Tenis Meja Indonesia (PP PTMSI), Oegroseno mempertanyakan pernyataan Ferdinand Asdep Deputi 4 Menpora RI terkait pencabutan pin PP PTMSI oleh International Table Tennis Federation (ITTF).

“Kalau pin PP PTMSI dicabut, mengapa ITTF masih bersurat dan mengundang Oegroseno sebagai Ketua PP PTMSI oleh South East Asian Table Tennis Association di Bangkok, 6 Desember 2024, serta menunjukan menjadi tuan rumah Kejuaraan SEA YOUTH 2025, yang akan diadakan di Indonesia pada 17 April – 22 April 2025,” ujar Oegroseno kepada wartawan, 1 Januari 2025.

Kita masih bisa buktikan, bahwa kita masih diminta sama Federasi Tenis Meja Asia Tenggara untuk menyelenggarakan kejuaraan internasional SEA YOUTH 2025.

Sebelumnya, beredar kabar Satgas PTMSI yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Mempora Nomor 145 tahun 2024 terkait penyelesaian kepengurusan PTMSI. Satgas PTMSI bersama dengan KOI (masuk dalam SK Satgas) langsung menyurati kantor pusat ITTF pada bulan Novenber 2023 di Laussane, Swiss dan menemui Sekretaris ITTF secara informal di Singapura, pada bulan Maret 2024.

Dari hasil koordinasi surat atau email dan pertemuan tersebut Ferdinan Asdep Menpora Ri mengatakan bahwa ITTF mengapresiasi upaya kolaboratif Pemerintah Indonesia bersama dengan KOI untuk menyelesaikan permasalahan kepengurusan di Tenis Meja di Indinesia.

Kemudian Oegroseno mempertanyakan, apakah Satgas PTMSI yang dibentuk oleh Mempora sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan PP PTMSI dan PB PTMSI sesuai Perintah Menpora yang tertera dalam Surat Kelutusan Menteri No. 145/ XI/2024.

Tanpa melaksanakan perintah Menpora RI nomer 145/XI/ 2023 Deputi 4 Menpora RI membuat Surat undangan rapat mengundang 21 club dan 3 Pengurus provinsi tanggal 15 November 2024, untuk membahas tindak lanjut dari penetapan Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 145 Tahun 2024 tentang Pembentukan Satuan Tugas Penyelesaian Kepengurusan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (Satgas PTMSI).

Pada tanggal 18 November 2024, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengadakan pertemuan yang dihadiri oleh 21 perwakilan klub/perkumpulan tenis meja dan beberapa peserta tenis meja seperti atlet, pelatih, dan pengurus di tingkat provinsi di Indonesia.

“Mengapa Satgas PTMSI yang dibentuk tersebut, tidak mengundang PP PTMSI,” tanya Oegroseno.

“Saya akan mendukung Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 145 tahun 2024, 1000 persen bila dilaksanaan dengan tugas yang baik dan benar,” terang Oegroseno. Otak amburadul pembinaan beberapa induk organisasi cabang olahraga prestasi di Indonesia adalah Deputi 4 Menpora RI setelah Deputi 4 Menpora RI Prof M ditangkap KPK. Sesuai perintah Presiden Prabowo seharusnya Menpora RI lapor ke Presiden untuk mengganti Deputj 4 dan diganti oleh Atlet2 yang telah meraih medali emas di Olimpiade Dunia.( Hilda) 

Berita Terkait

Top