majalahsuaraforum.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIB Plantungan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satunya dengan mendorong penggunaan aplikasi Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) Jalin sebagai sarana kemudahan akses informasi bagi keluarga inti Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Melalui aplikasi JALIN SDP, keluarga inti WBP dapat memperoleh informasi terkait layanan pemasyarakatan, di antaranya perkembangan pengajuan hak integrasi hingga informasi pemberian remisi. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat mempermudah keluarga dalam memperoleh informasi secara lebih praktis, transparan, dan tanpa harus selalu datang langsung ke Lapas.
Untuk mengakses layanan tersebut, keluarga inti WBP perlu menyiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), serta smartphone berbasis Android. Proses aktivasi selanjutnya dapat dilakukan dengan mengikuti panduan dan arahan petugas Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan agar penggunaan aplikasi berjalan sesuai ketentuan.
Kepala Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan, Bapak Kalapas Suharno, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pemanfaatan aplikasi JALIN SDP merupakan salah satu langkah untuk menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin mudah dijangkau masyarakat.
“Melalui JALIN SDP, kami berharap keluarga WBP dapat memperoleh informasi layanan pemasyarakatan dengan lebih mudah dan transparan. Kami juga terus mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Dengan hadirnya aplikasi JALIN SDP, Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan berkomitmen untuk terus mengembangkan pelayanan berbasis digital yang informatif, transparan, dan mudah diakses. Inovasi ini sekaligus menjadi wujud nyata semangat pelayanan pemasyarakatan dengan mengusung slogan *DEKAT MESKI BERJARAK*(hil)










