majalahsuaraforum.com-Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan melaksanakan kegiatan panen sawi di kebun lapas pada Sabtu (10/10). Kegiatan ini menjadi salah satu hasil nyata dari program pembinaan kemandirian warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui sektor pertanian yang melibatkan sinergi antara pegawai, WBP, dan peserta magang.
Kegiatan panen berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan. Pegawai, WBP, dan peserta magang bersama-sama memanen sawi yang telah dibudidayakan di kebun lapas. Hasil panen ini menjadi bukti bahwa program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan secara berkelanjutan mampu menghasilkan kegiatan produktif sekaligus memberikan manfaat nyata.
Melalui kegiatan pertanian, WBP diberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan bercocok tanam, menumbuhkan kedisiplinan, serta meningkatkan rasa tanggung jawab dan kerja sama. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan yang bermanfaat bagi WBP ketika kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan, Bapak Suharno, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keberhasilan panen sawi merupakan salah satu bentuk positif dari pelaksanaan pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan di lingkungan lapas.
“Melalui kegiatan pertanian, kami ingin membekali warga binaan dengan keterampilan yang produktif dan bermanfaat. Panen ini bukan hanya tentang hasil tanaman, tetapi juga tentang proses belajar, kerja keras, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang diharapkan dapat menjadi bekal bagi mereka setelah kembali ke masyarakat,” ungkap Bapak Suharno.
Selain mendukung pengembangan keterampilan WBP, kegiatan ini turut menjadi bagian dari upaya Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan dalam mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan kebun lapas secara produktif. Keterlibatan pegawai dan peserta magang juga memperkuat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang aktif dan bermanfaat.
Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian dan berbagai kegiatan produktif lainnya. Dengan semangat kebersamaan dan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan WBP mampu meningkatkan keterampilan serta mempersiapkan diri untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan produktif setelah menyelesaikan masa pidana.(hil)










