Home / Hukum - Kriminal / RUPAM Bukan Sekadar Menjaga, Hadir Menjadi Teman dan Orang Tua bagi Warga Binaan

RUPAM Bukan Sekadar Menjaga, Hadir Menjadi Teman dan Orang Tua bagi Warga Binaan

majalahsuaraforum.com-Peran Regu Pengamanan (RUPAM) di Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Di balik tugas pengamanan tersebut, petugas RUPAM juga hadir sebagai sosok yang dekat dengan warga binaan, menjadi tempat berbagi cerita, memberikan perhatian, sekaligus berperan layaknya orang tua selama mereka menjalani masa pembinaan.

Dalam kesehariannya, petugas RUPAM berinteraksi langsung dengan warga binaan. Interaksi tersebut tidak hanya dilakukan ketika melaksanakan kontrol keamanan, tetapi juga melalui komunikasi dan pendekatan yang humanis. Tidak jarang warga binaan menyampaikan berbagai cerita, keluh kesah maupun persoalan yang sedang mereka hadapi.

Dengan komunikasi yang baik, petugas berusaha mendengarkan dan memberikan arahan sesuai dengan tugas dan kewenangannya. Sikap terbuka dan pendekatan kekeluargaan menjadi bagian penting dalam membangun rasa aman serta kepercayaan antara petugas dan warga binaan.

Bagi warga binaan, keberadaan petugas RUPAM dapat menjadi salah satu tempat untuk mendapatkan motivasi dan penguatan selama menjalani proses pembinaan. Petugas tidak hanya bertindak sebagai penjaga, tetapi juga berusaha memberikan contoh kedisiplinan, kepedulian, tanggung jawab dan sikap saling menghargai.

Kalapas Pemuda Kelas IIB Plantungan, **Suharno**, menekankan bahwa tugas pengamanan harus berjalan beriringan dengan pendekatan yang humanis.

“Petugas RUPAM memang memiliki tugas utama menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi jangan sampai menghilangkan sisi kemanusiaan. Jadilah petugas yang bisa memberikan rasa aman, mau mendengarkan dan memberikan arahan kepada warga binaan. Selama berada di dalam lapas, mereka juga membutuhkan sosok yang bisa menjadi tempat bertanya dan memberikan motivasi, layaknya orang tua,” tegas Suharno.

Menurutnya, pendekatan humanis bukan berarti mengurangi ketegasan dalam pelaksanaan tugas. Justru dengan komunikasi yang baik, petugas dapat lebih memahami kondisi warga binaan sekaligus melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Melalui peran tersebut, RUPAM diharapkan mampu menciptakan suasana lapas yang aman, tertib dan kondusif, sekaligus mendukung keberhasilan program pembinaan. Keamanan yang dibangun dengan komunikasi dan kepedulian menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih humanis.

RUPAM menjaga keamanan, tetapi kepedulian dan komunikasi menjadi jembatan untuk membangun kepercayaan serta mendukung perubahan positif warga binaan.(hil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh