majalahsuaraforum.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIB Plantungan terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui pemetaan potensi dan kemampuan yang dimiliki. Salah satu langkah yang dilakukan yaitu dengan melaksanakan asesmen bakat dan minat WBP pada Rabu, 07 Oktober 2026, bertempat di Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan.
Kegiatan asesmen tersebut dilaksanakan bersama salah satu Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dari Bapas Kelas I Semarang, Bapak Sobhirin. Asesmen dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai bakat, minat, potensi, serta kecenderungan keterampilan yang dimiliki WBP.
Melalui asesmen ini, hasil pemetaan diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan bentuk kegiatan pembinaan yang lebih tepat dan sesuai dengan potensi masing-masing WBP. Dengan demikian, WBP dapat mengikuti program pembinaan secara lebih optimal serta memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat.
Bapak Kalapas Pemuda Kelas IIB Plantungan, Suharno, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pemetaan bakat dan minat merupakan bagian penting dalam menciptakan pembinaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Setiap WBP memiliki potensi dan kemampuan yang berbeda-beda. Melalui asesmen ini, kami ingin mengetahui bakat dan minat mereka agar program pembinaan yang diberikan dapat lebih sesuai dengan kemampuan masing-masing. Harapannya, potensi tersebut dapat terus dikembangkan menjadi keterampilan yang bermanfaat,” ujar Bapak Kalapas Suharno.
Bapak Kalapas Suharno juga mengapresiasi sinergi dengan Bapas Kelas I Semarang dalam mendukung pelaksanaan pembinaan di Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan. Menurutnya, kolaborasi antarunit pemasyarakatan menjadi bagian penting dalam memastikan proses pembinaan berjalan secara optimal.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Bapas Kelas I Semarang, khususnya Bapak Sobhirin, dalam pelaksanaan asesmen ini. Sinergi seperti ini akan terus kami perkuat untuk memberikan pembinaan yang semakin terarah dan mampu mendukung proses reintegrasi sosial WBP,” tambahnya.
Pelaksanaan asesmen bakat dan minat tersebut menjadi salah satu upaya Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan dalam menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada potensi dan kebutuhan WBP. Dengan pemetaan yang tepat, diharapkan setiap WBP dapat memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan diri secara positif sebagai bagian dari persiapan kembali ke tengah masyarakat.(hil)










