Home / Olahraga / Prabowo Serahkan Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 kepada Timnas Indonesia Usai Taklukkan Thailand

Prabowo Serahkan Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 kepada Timnas Indonesia Usai Taklukkan Thailand

majalahsuaraforum.com – Suasana Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, dipenuhi kegembiraan setelah Tim Nasional (Timnas) Senior Indonesia memastikan diri sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Presiden Prabowo Subianto turut hadir dalam perayaan tersebut. Prabowo secara langsung mengalungkan medali kepada para pemain Timnas Indonesia sekaligus menyerahkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 kepada kapten Skuad Garuda.

Momen tersebut berlangsung dalam suasana penuh sukacita di SUGBK pada Senin (6/10/2026) malam. Kehadiran Presiden Prabowo di podium kemenangan menjadi bagian penting dari perayaan keberhasilan Timnas Indonesia meraih gelar juara.

Prabowo terlihat menunjukkan rasa bangga ketika satu per satu pemain Garuda menerima medali sebagai penghargaan atas perjuangan mereka sepanjang pertandingan.

Presiden Prabowo Subianto bersama para penggawa Timnas Indonesia kemudian turut merayakan keberhasilan tersebut. Senyum dan ekspresi bahagia terlihat dari wajah mantan Menteri Pertahanan itu saat menyaksikan para pemain mengangkat trofi.

Keberhasilan Timnas Senior Indonesia menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 bukan hanya menjadi pencapaian di lapangan sepak bola. Gelar tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang Indonesia untuk meraih trofi di kawasan Asia Tenggara.

Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa pemain-pemain terbaik Indonesia mampu menunjukkan kemampuan dan bersaing di level internasional.

Indonesia Akhiri Penantian Gelar di Asia Tenggara

Timnas Senior Indonesia akhirnya berhasil mengakhiri dahaga gelar di kawasan Asia Tenggara setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.

Skuad Garuda memastikan gelar tersebut setelah mengalahkan Thailand melalui drama adu penalti dengan skor 4-2 pada pertandingan final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam.

Pertandingan berlangsung sengit. Indonesia dan Thailand bermain imbang 2-2 hingga babak perpanjangan waktu selesai. Pemenang akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti di hadapan puluhan ribu pendukung Indonesia yang memenuhi stadion.

Sejak pertandingan dimulai, kedua kesebelasan langsung tampil dengan intensitas tinggi. Indonesia dan Thailand silih berganti melancarkan serangan.

Namun, ketatnya pertahanan kedua tim membuat tidak ada gol yang tercipta sepanjang babak pertama. Skor 0-0 bertahan hingga kedua tim memasuki ruang ganti untuk jeda.

Kebuntuan baru terpecahkan ketika pertandingan memasuki menit ke-84. Dean James berhasil membawa Indonesia unggul 1-0 melalui skema serangan yang dibangun Skuad Garuda.

Sebelum gol tersebut tercipta, Thailand sudah harus bermain dengan 10 pemain. Nicholas Mickelson mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-81 sehingga harus meninggalkan lapangan.

Indonesia memiliki keunggulan jumlah pemain, tetapi Thailand tidak menyerah. Lini pertahanan Garuda justru kehilangan konsentrasi menjelang pertandingan memasuki akhir waktu normal.

Thailand berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-87. Iklas Sanron mencetak gol setelah memanfaatkan umpan dari Seksan Ratree.

Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1. Kedudukan tersebut bertahan hingga waktu normal berakhir sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Thailand Sempat Berbalik Unggul

Memasuki babak tambahan, Indonesia berusaha mengambil kendali permainan dan meningkatkan tekanan ke pertahanan Thailand.

Namun, Thailand justru mampu memanfaatkan peluang untuk membalikkan keadaan.

Pada menit ke-111, Peeradol Chamrasamee berhasil mencetak gol ke gawang Emil Audero. Gol tersebut tercipta setelah Peeradol menerima umpan dari Anan Yodsangwal.

Thailand pun berbalik unggul 2-1 atas Indonesia.

Dalam kondisi tertinggal, para pemain Garuda terus memberikan tekanan. Indonesia berusaha mengejar gol penyama kedudukan hingga akhirnya usaha tersebut membuahkan hasil.

Pada menit ke-116, Elkan Baggott berhasil membuat skor kembali imbang 2-2.

Baggott memanfaatkan umpan matang yang diberikan Rizky Ridho. Bek Timnas Indonesia tersebut kemudian menyundul bola dengan terukur hingga masuk ke gawang Thailand.

Kedudukan 2-2 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak perpanjangan waktu.

Indonesia Menang 4-2 dalam Adu Penalti

Karena kedua tim tetap bermain imbang setelah 120 menit, penentuan juara FIFA ASEAN Cup 2026 harus dilakukan melalui adu penalti.

Para pemain Indonesia tampil tenang ketika menjalankan tugas sebagai eksekutor.

Empat penendang Indonesia, yakni Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, berhasil menjalankan tugas masing-masing dengan sempurna.

Sementara itu, dua eksekutor Thailand, Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya, gagal mencetak gol dari titik penalti.

Indonesia akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 4-2 dalam drama adu penalti.

Hasil tersebut membuat Skuad Garuda resmi mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026 di hadapan pendukung sendiri di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Gelar tersebut sekaligus menjadi pencapaian bersejarah bagi Timnas Senior Indonesia karena berhasil mengakhiri penantian untuk menjadi juara di kawasan Asia Tenggara.

Kemenangan atas Thailand melalui adu penalti juga mengingatkan kembali pada keberhasilan Indonesia di SEA Games 1991. Ketika itu, Timnas Senior Indonesia juga berhasil mengalahkan Thailand melalui babak adu penalti dengan skor 4-3.

 

jay.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh