majalahsuaraforum.com-Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan terus memperkuat upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit menular di lingkungan Lapas. Salah satu langkah yang dilakukan yaitu melalui pelaksanaan pemeriksaan rapid test HIV bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Selasa, 06 Oktober 2026.
Kegiatan pemeriksaan tersebut dilaksanakan melalui Puskesmas Pembantu (Pustu) milik Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan dengan dukungan dari Dinas Kesehatan Kecamatan Plantungan. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari langkah preventif untuk memantau kondisi kesehatan WBP sekaligus mengantisipasi potensi penyebaran HIV di lingkungan Lapas.
Pelaksanaan rapid test dilakukan oleh petugas kesehatan secara terkoordinasi dengan tetap memperhatikan ketentuan dan prosedur pelayanan kesehatan. Melalui pemeriksaan tersebut, kondisi kesehatan WBP dapat diketahui lebih awal sehingga apabila ditemukan hasil yang memerlukan tindak lanjut, dapat segera dilakukan penanganan sesuai dengan ketentuan kesehatan yang berlaku.
Kepala Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan, **Suharno, S.H., M.H.**, menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan WBP sekaligus mendukung terciptanya lingkungan Lapas yang aman dan kondusif.
> “Pemeriksaan rapid test HIV ini merupakan langkah antisipasi dan pencegahan yang kami lakukan untuk mendeteksi kondisi kesehatan WBP sejak dini. Kesehatan warga binaan menjadi salah satu aspek penting yang harus terus kami perhatikan karena berkaitan dengan terciptanya lingkungan Lapas yang aman, sehat, dan kondusif,” ujar Suharno.
Kalapas menambahkan bahwa keberadaan Pustu milik Lapas menjadi salah satu sarana penting dalam mendukung pelayanan kesehatan bagi WBP. Pustu tersebut terus dioptimalkan dalam melakukan pemantauan dan pelayanan kesehatan, termasuk melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kecamatan Plantungan.
“Kami terus mengoptimalkan peran Pustu Lapas dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga binaan. Dukungan dan sinergi dengan Dinas Kesehatan Kecamatan Plantungan juga sangat penting agar upaya pencegahan dan deteksi dini dapat dilakukan secara optimal,” tambahnya.
Suharno juga menegaskan bahwa upaya menjaga kesehatan WBP akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, langkah preventif dan deteksi dini tidak hanya berkaitan dengan kesehatan individu, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.
Melalui pelaksanaan rapid test HIV ini, Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi WBP serta memperkuat langkah pencegahan dan deteksi dini. Sinergi antara Pustu Lapas dan Dinas Kesehatan Kecamatan Plantungan dihara(hil)










