Home / Politik / PKB Dukung Penyesuaian Parliamentary Threshold, Syaiful Huda Soroti Pemilih Muda

PKB Dukung Penyesuaian Parliamentary Threshold, Syaiful Huda Soroti Pemilih Muda

majalahsuaraforum.com – Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat Syaiful Huda menyambut positif wacana perubahan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold. Menurutnya, penyederhanaan jumlah partai politik diperlukan untuk memperkuat sistem dan pelembagaan demokrasi di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Syaiful setelah mengukuhkan pengurus DPC PKB Kabupaten Bekasi di Antero Hotel, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Sabtu (3/10/2026).

Syaiful menyebut sejumlah opsi kenaikan parliamentary threshold, mulai dari 5%, 6%, hingga 7%. Menurutnya, perubahan ambang batas tersebut bukan dimaksudkan untuk mempersempit ruang demokrasi, melainkan menjadi bagian dari upaya membangun sistem kepartaian yang lebih efektif.

“Semangatnya kita butuh penyederhanaan partai supaya demokrasi kita lebih sehat, pelembagaan politik bisa lebih efektif,” katanya.

Ia menilai sistem multipartai yang terlalu terfragmentasi dapat membuat proses pelembagaan politik menjadi kurang efektif. Karena itu, perubahan ambang batas parlemen dinilai dapat menjadi salah satu langkah dalam agenda penyederhanaan sistem kepartaian yang selama ini belum terealisasi.

“Ini bukan semangat untuk mematikan proses demokrasi. Semangatnya memang kita butuh penyederhanaan partai yang sudah tertunda lama,” ujarnya.

PKB Fokus Dekati Pemilih Muda

Selain persoalan sistem kepartaian, Syaiful juga menyoroti karakter pemilih dalam menghadapi perubahan sistem pemilu. Menurutnya, partai politik perlu menyesuaikan strategi karena jumlah pemilih muda di Indonesia cukup besar.

Kondisi tersebut, kata Syaiful, menjadi tantangan bagi partai politik untuk menghadirkan agenda yang tidak hanya berorientasi pada kepentingan jangka pendek.

“Kita butuh mengisi preferensi anak-anak muda kita dengan agenda-agenda politik yang lebih ideologis, yang lebih berorientasi jangka panjang, bukan jangka pendek, pragmatisme,” kata Syaiful.

PKB, lanjutnya, akan berupaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan pemilih muda melalui gagasan serta agenda politik yang lebih substantif.

Syaiful meyakini pemilih muda yang memiliki kedekatan dengan gagasan dan arah perjuangan partai berpeluang menjadi bagian dari konstituen PKB.

“Kalau dapat mengambil hati mereka, insyaallah mereka akan menjadi konstituen PKB,” katanya.

Target Tambah Kursi di Jawa Barat

Sementara itu, terkait target politik PKB di Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bekasi, Syaiful mengatakan partainya berupaya meningkatkan jumlah perolehan kursi di berbagai tingkat legislatif.

Target tersebut mencakup kursi di DPRD kabupaten, DPRD provinsi, hingga DPR RI. Untuk Kabupaten Bekasi secara khusus, Syaiful berharap PKB dapat menempatkan kadernya sebagai salah satu pimpinan DPRD.

“Paling enggak kita bisa menempatkan kader kita menjadi salah satu pimpinan DPRD di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Menurut Syaiful, keberadaan kader PKB dalam jajaran pimpinan DPRD penting untuk memperkuat penyaluran aspirasi masyarakat. Dengan posisi tersebut, aspirasi yang dihimpun para kader diharapkan dapat ditindaklanjuti secara lebih efektif melalui lembaga legislatif.

Dengan demikian, PKB tidak hanya mendorong pembahasan mengenai penyederhanaan sistem kepartaian, tetapi juga menyiapkan strategi untuk menghadapi perubahan karakter pemilih, khususnya generasi muda, serta meningkatkan keterwakilan partai di lembaga legislatif.

 

de.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh