Home / Hukum - Kriminal / Bebas dengan Harapan Baru, Warga Binaan Pokja Ayam Dapat Premi untuk Merintis Usaha

Bebas dengan Harapan Baru, Warga Binaan Pokja Ayam Dapat Premi untuk Merintis Usaha

majalahsuaraforum.com-Sebanyak tujuh warga binaan Lapas Terbuka Nusakambangan yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Peternakan Ayam Petelur menerima premi hasil kerja sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan mereka dalam program pembinaan kemandirian, Senin (3/8).

Salah satu dari tujuh warga binaan tersebut adalah Adi, yang pada hari ini telah menyelesaikan masa pidananya dan dinyatakan bebas. Premi hasil kerja serta keterampilan yang diperoleh selama mengikuti Kegiatan pada Pokja Peternakan Ayam menjadi bekal bagi Adi untuk menata kehidupan baru dan merintis usaha setelah kembali ke tengah masyarakat.

Selama mengikuti program Kegiatan pada Pokja Peternakan Ayam Petelur, para warga binaan mempelajari berbagai keterampilan mulai dari pemeliharaan ayam petelur, pemberian pakan, perawatan kandang, pengumpulan telur, hingga menjaga kebersihan dan kesehatan ternak.

Program pembinaan kemandirian di Lapas Terbuka Nusakambangan merupakan implementasi dari Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang mendorong penguatan pembinaan warga binaan melalui kegiatan produktif dan peningkatan keterampilan.

Kepala Lapas Terbuka Nusakambangan, Ario Galih Maduseno, menyampaikan bahwa pemberian premi merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras warga binaan sekaligus bekal untuk kembali menjadi pribadi yang mandiri.

“Premi yang diterima warga binaan merupakan hasil dari kerja keras mereka selama mengikuti program pembinaan. Kami berharap bekal ini dapat dimanfaatkan untuk memulai usaha dan menjadi pribadi yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat. Inilah esensi pemasyarakatan, yaitu membina agar mereka siap kembali menjadi bagian dari masyarakat,” ujar Ario Galih.

Dengan mata berkaca-kaca, Adi mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan pembinaan yang diberikan selama berada di Lapas Terbuka Nusakambangan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto atas Program Akselerasi yang memberikan kesempatan kepada kami untuk belajar dan mendapatkan bekal sebelum kembali ke masyarakat. Terima kasih juga kepada Bapak Kalapas dan seluruh petugas yang telah membimbing saya. Ilmu yang saya dapatkan di Pokja Ayam sangat bermanfaat. Premi ini akan saya gunakan sebagai modal awal untuk berusaha secara halal dan menjalani kehidupan yang lebih baik,” ungkap Adi.

Melalui program pembinaan kemandirian yang terintegrasi dengan kegiatan produktif, Lapas Terbuka Nusakambangan terus berkomitmen menciptakan warga binaan yang memiliki keterampilan, karakter, dan semangat untuk bangkit serta siap kembali ke masyarakat.(hil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh