majalahsuaraforum.com – Penyidik kepolisian memastikan proses hukum terkait dugaan perselingkuhan dan perzinaan yang menyeret nama Insanul Fahmi dan Inara Rusli tetap berjalan, meskipun pihak terlapor telah mengajukan permohonan penangguhan atau penundaan penyidikan.
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima surat dari Insanul Fahmi yang meminta agar proses penyidikan kasus tersebut ditunda.
Menurut Andaru, surat permohonan tersebut diajukan kepada penyidik pada 2 Maret 2026.
“Benar, saudara IS telah bersurat kepada penyidik untuk menunda atau menangguhkan pemrosesan perkara,” kata Andaru kepada wartawan, Jumat (6/3/2026).
Penyidikan Tetap Dilanjutkan Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyidikan tetap akan dilanjutkan. Hal ini karena hingga saat ini belum ada pencabutan laporan dari pihak pelapor, yaitu Wardatina Mawa.
Andaru menekankan bahwa penyidik akan menangani perkara ini secara profesional sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
“Yang pasti, penyidik akan tetap memproses kasus ini dengan profesional. Apalagi, penyidik belum menerima upaya pencabutan laporan dari pelapor (Wardatina Mawa). Dengan begitu, penyidikan tetap bergulir,” ujarnya.
Polisi Kumpulkan Bukti dan Periksa Saksi Dalam proses penyidikan, polisi masih terus mengumpulkan berbagai alat bukti untuk memperjelas perkara yang dilaporkan. Selain memeriksa pelapor dan para terlapor, penyidik juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi tambahan yang diduga mengetahui peristiwa tersebut.
Menurut Andaru, pada pekan sebelumnya penyidik sudah memeriksa dua orang saksi yang disebut oleh pelapor mengetahui dugaan perzinaan itu.
“Minggu lalu, penyidik sudah memeriksa dua saksi tambahan yang menurut pelapor mengetahui peristiwa perzinaan yang dilaporkan. Minggu depan, rencananya penyidik akan melakukan pemeriksaan lainnya,” jelasnya.
Bukti Digital Turut Didalami Selain pemeriksaan saksi, penyidik juga melibatkan tim ahli untuk menelaah bukti secara ilmiah. Saat ini, aparat tengah mendalami sejumlah bukti digital yang telah disita dalam proses penyidikan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan dugaan perzinaan antara Insanul Fahmi dan Inara Rusli dapat diungkap secara objektif melalui proses hukum yang berjalan.
Aan.











