majalahsuaraforum.com – Persib Bandung kembali mencuri perhatian di kancah Asia setelah dipastikan menghadapi Ratchaburi FC pada babak 16 besar AFC Champions League (ACL) Two. Pertemuan ini menjadi lanjutan dari perjalanan panjang Maung Bandung saat berhadapan dengan klub-klub asal Thailand dalam berbagai ajang resmi Asia.
Laga melawan Ratchaburi FC bukan sekadar pertandingan biasa. Duel tersebut menambah daftar pengalaman Persib Bandung menghadapi wakil Negeri Gajah Putih, yang telah berlangsung sejak era 1990-an hingga periode sepak bola modern.
Keikutsertaan Persib Bandung dalam kompetisi Asia, termasuk ACL Two, menjadi sarana penting untuk menambah jam terbang internasional. Menghadapi klub-klub dengan tradisi kuat di Asia membuat tim asal Kota Kembang terus berkembang, baik dari sisi mental bertanding maupun kualitas permainan.
Sebelum berjumpa Ratchaburi FC, setidaknya terdapat empat klub Thailand yang pernah menjadi lawan Persib Bandung di kompetisi Asia. Berikut rekam jejak pertemuan tersebut.
Bangkok Bank FC
Pertemuan pertama Persib Bandung dengan klub Thailand terjadi pada ajang Piala Champions Asia musim 1995/1996. Saat itu, Persib Bandung berhadapan dengan Bangkok Bank FC, klub asal ibu kota Thailand.
Pada laga yang berlangsung tahun 1995, Persib Bandung mencatat kemenangan bersejarah dengan skor 2-0. Dua gol kemenangan tersebut dicetak oleh Kekey Zakaria dan Yusuf Bachtiar, sekaligus menjadi kemenangan perdana Persib Bandung atas klub Thailand di kompetisi Asia.
Setahun kemudian, kedua tim kembali bertemu pada 1996. Kali ini, Persib Bandung harus mengakui keunggulan Bangkok Bank FC setelah kalah 1-2 di kandang sendiri. Meski demikian, secara agregat Persib Bandung tetap melaju ke babak berikutnya dengan keunggulan 2-1. Duel ini menunjukkan ketangguhan Persib Bandung dalam menjaga peluang di level Asia.
Thai Farmers Bank FC
Masih pada ajang Piala Champions Asia 1995/1996, Persib Bandung kembali bertemu wakil Thailand lainnya, yakni Thai Farmers Bank FC, yang saat itu berstatus sebagai juara bertahan kompetisi.
Pertandingan yang berlangsung di Bandung tersebut berjalan ketat. Persib Bandung harus menelan kekalahan tipis 1-2 dari tim dengan reputasi kuat di Asia. Gol balasan Persib Bandung dicetak oleh Sutiono Lamso. Meski kalah, laga ini menjadi gambaran nyata beratnya tantangan yang dihadapi Persib Bandung saat berjumpa klub elite Asia.
Port FC
Memasuki era modern, Persib Bandung kembali berhadapan dengan klub Thailand pada ajang ACL Two musim 2024/2025. Port FC menjadi lawan Persib Bandung dalam dua pertemuan.
Pada pertandingan pertama yang digelar September 2024, Persib Bandung harus menelan kekalahan 0-1 setelah kebobolan pada menit-menit akhir pertandingan. Meski hasil tidak memihak, jalannya laga berlangsung ketat dan menunjukkan keseimbangan kekuatan kedua tim.
Pertemuan kedua berlangsung pada akhir November 2024. Dalam laga tersebut, Persib Bandung berhasil mencuri satu poin setelah bermain imbang 2-2. Persib Bandung sempat unggul lebih dulu melalui gol Ciro Alves sebelum Port FC menyamakan kedudukan. Dua laga ini menegaskan bahwa Persib Bandung mampu bersaing di level Asia meski belum meraih kemenangan.
Bangkok United
Bangkok United menjadi klub Thailand keempat yang pernah berhadapan langsung dengan Persib Bandung. Kedua tim bertemu pada ajang ACL Two musim 2025/2026 dalam dua kali pertandingan.
Pada pertemuan pertama yang berlangsung 1 Oktober 2025, Persib Bandung tampil solid dan sukses meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0 atas Bangkok United. Hasil ini menjadi sinyal positif kekuatan Persib Bandung di kompetisi Asia.
Pertandingan kedua digelar pada Desember 2025 di Bandung. Persib Bandung kembali menunjukkan konsistensi dengan meraih kemenangan tipis 1-0. Dua kemenangan beruntun ini menegaskan kemampuan Persib Bandung dalam memaksimalkan laga kandang maupun tandang saat menghadapi klub asal Thailand.
Dengan rekam jejak tersebut, tantangan berikutnya melawan Ratchaburi FC pada babak 16 besar ACL Two diharapkan dapat semakin memperkaya perjalanan Persib Bandung di level Asia serta memperkuat reputasinya sebagai salah satu klub Indonesia yang konsisten tampil di kompetisi internasional.
Jay.











