Majalahsuaraforum.com – Serangan udara Israel kembali menimbulkan korban jiwa di Gaza. Sedikitnya 10 anak dilaporkan tewas setelah bom menghantam wilayah tempat mereka sedang mengantre untuk mendapatkan pengobatan. Insiden tragis ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik yang telah berlangsung berbulan-bulan.
Menurut laporan otoritas kesehatan Gaza pada Kamis (10/7/2025), total korban tewas akibat serangan Israel sepanjang hari itu mencapai 82 orang. Sebagian besar di antaranya adalah warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.
Serangan udara Israel dilaporkan menargetkan beberapa wilayah padat penduduk, rumah sakit lapangan, dan area pengungsian. Anak-anak yang tewas dalam antrean pengobatan tersebut tengah menunggu giliran untuk mendapatkan perawatan medis di salah satu fasilitas kesehatan darurat di Gaza.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan Gaza mengecam keras serangan yang menargetkan area sipil dan fasilitas medis. Mereka menyebut serangan ini sebagai pelanggaran berat hukum humaniter internasional, karena menewaskan warga sipil yang sedang membutuhkan layanan kesehatan.
Sementara itu, pihak Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait tewasnya anak-anak tersebut. Namun, Israel menyatakan serangan udara dilakukan untuk menargetkan posisi dan infrastruktur kelompok bersenjata Hamas.
Konflik berkepanjangan ini telah menyebabkan situasi kemanusiaan di Gaza semakin memburuk. Ribuan warga mengungsi dan ratusan ribu lainnya hidup tanpa akses listrik, air bersih, maupun layanan kesehatan yang memadai. Badan-badan internasional terus mendesak gencatan senjata segera untuk menghentikan krisis kemanusiaan yang semakin dalam di wilayah tersebut.
Pen. Red.











