Wakil Ketua Komisi III, Ahmad Sahroni, menyebut pihaknya fokus mendalami pernyataan Kepala PPATK. (foto: Istimewa)
Suara Forum – Aksi saling sindir sejumlah tokoh yang disebut-sebut akan mencalonkan diri pada Pilkada DKI Jakarta ramai diperbincangkan di jagat maya.
Berawal dari baliho Ridwan Kamil (RK) yang memberikan kesan perpisahan dari Bandung menuju Jakarta menjadi viral di berbagai platform media sosial.
Baliho ini menyiratkan bahwa RK berencana untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta yang akan datang.
Tak lama kemudian, Anggota DPR sekaligus Bendahara Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Ahmad Sahroni memberikan respons gambar baliho yang pesannya tampaknya serupa. Pesan yang tertera dalam gambar baliho tersebut menyatakan, “Dari Tanjung Priok untuk Jakarta.”
Sahroni juga menegaskan bahwa dirinya telah berada di Jakarta sejak awal, sehingga ia merasa bahwa RK akan menjadi lawan yang mudah jika memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Jakarta.
“Mungkin Ridwan Kamil mau maju Gubernur Jakarta. Dia, kan, OTW dari Bandung ke Jakarta. Kalau gua, kan, udah di Jakarta. Lebih mudah Jakarta. Kalau Ridwan Kamil doang mah gampang, lah, lawannya,” ujar Sahroni.
Terdapat rumor bahwa Sahroni masuk dalam bursa calon Gubernur Jakarta. Sementara itu, baik Sahroni maupun RK, kedua tokoh ini dikenal merupakan figur yang sama-sama aktif di Instagram.
Publik pun kemudian semakin penasaran akan dinamika politik yang akan terjadi. Lantas, siapakah sosok Ahmad Sahroni? Simak informasinya di bawah ini.
Profil Ahmad Sahroni
Ahmad Sahroni, lahir di Kebon Bawang, Jakarta pada 8 Agustus 1977 (usia 46 tahun), adalah seorang wirausahawan dan politisi Indonesia yang berasal dari Partai NasDem.
Sahroni telah menjabat sebagai anggota DPR RI selama dua periode sejak tahun 2014, mewakili daerah pemilihan DKI Jakarta III. Saat ini, ia menduduki posisi sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI untuk periode 2019–2024.
Karier politiknya dimulai ketika ia bergabung dengan Partai NasDem sebagai kader pada tahun 2013. Sebelum masuk ke dalam dunia politik dan bisnis, Sahroni diketahui pernah menjadi sopir truk di Tanjung Priok.
Pada tahun yang sama, Sahroni mendaftar sebagai kader NasDem dan diamanahi sebagai Bendahara Umum DPP NasDem DKI Jakarta dalam tahun pertamanya di partai tersebut.
Setelah terpilih pada Pemilu 2014, Sahroni menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihan DKI Jakarta III dan ditempatkan di Komisi XI DPR RI.
Setelah dua tahun berkiprah di Komisi XI, Sahroni dipindahkan ke Komisi III DPR RI, di mana ia aktif dalam penyelesaian masalah hukum dan HAM bersama pemerintah.
Karir politiknya semakin bersinar ketika ia dipercaya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI setelah terpilih kembali sebagai anggota DPR RI untuk periode 2019-2024.
Selain aktif dalam dunia politik, Dia juga dikenal sebagai seorang pengusaha sukses dengan berbagai bisnis besar di bawah namanya.
Salah satu bisnis utamanya adalah bisnis kapal tongkang yang membuatnya dikenal dengan julukan “Crazy Rich Priok”.
Pada Desember 2022, melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), harta kekayaannya dilaporkan mencapai angka fantastis, yakni sebesar Rp298 miliar.
Biodata Ahmad Sahroni
Nama lengkap: H. Ahmad Sahroni, S.E., M.I.Kom.
Tempat dan tanggal lahir: Kebon Bawang, 8 Agustus 1977
Istri: Feby Belinda
Partai politik: NasDem
Profesi: Politikus dan Pengusaha
Riwayat Pendidikan
SMA Negeri Baru Cilincing (kini SMA Negeri 114 Jakarta)
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pelita Bangsa (S-1)
Stikom InterStudi (S-2). (red/hd)








